google-site-verification: google8b0c72b5c7533948.html 3c5d26825b916c5966857d3cf5202d49e2f91f2938a0f2f168

Dasar-dasar Elektronika

 Dasar-dasar Elektronika


A Wawasan Elektronika  

Elektronika adalah ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor dan lain sebagainya. 

Pada tahun 1883, Thomas Alva Edison berhasil menemukan bahwa electron bisa berpindah dari sebuah konduktor ke konduktor lainnya melewati ruang hampa. 

Pada tahun 1904, John Fleming menerapkan efek Edison ini untuk menemukan dua buah elemen tabung electron yang dikenal dengan nama dioda,

Guglielmo Marconi merintis pengembangan telegraf tanpa kabel(wireless telegraph) pada tahun 1896

Pada tahun 1918, Edwin Armstrong menemukan penerima “super-heterodyne”

 Bell Laboratories mengeluarkan televisi ke publik pada tahun 1927

 Pada tahun 1947, transistor ditemukan oleh tim insinyur dari Bell Laboratories.

Konsep sirkuit terintegrasi diusulkan pada tahun 1952 oleh Geoffrey W.A.


1. Komponen Elektronika Dasar  

Elektronika adalah suatu cabang teknik atau fisika yang mengendalikan aliran elektron atau partikel yang bermuatan listrik pada komponen-komponen aktif seperti Transistor, Dioda dan IC serta komponen-komponen pasif elektronika seperti Resistor, Kapasitor dan Induktor.

2. Jenis dan Manfaat  

a. Resistor

Resistor terbagi 2 yaitu:

(1). Resistor tetap

Resistor tetap adalah resistor yang nilai hambatannya relative tetap, 

Resistor variabel atau potensiometer yaitu resistor yang besar hambatannya dapat diubah-ubah,

b. Kondensator atau kapasitor

Kondensator atau sering disebut sebagai kapasitor adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik,

Beberapa Fungsi Utama Kapasitor :

1. Sebagai penyaring (filter) pada rangkaian regulator DC atau power supply untuk meminimalisir tegangan ripple AC yang masih tersisa.

2. Sebagai pembangkit pulsa (frekuensi) dalam rangkaian oscilator.

3. Sebagai penggeser phasa.

4. Sebagai coupling yakni penghubung antara dua buah rangkaian elektronika seperti pada rangkaian penguat (amplifier) yang menghubungkan rangkaian Pre Amp dengan Amplifier.

c. Induktor atau reaktor

Induktor adalah komponen listrik yang digunakan sebagai beban induktif, 

d. Transformator atau trafo

Transformator atau trafo adalah alat yang memindahkan tenaga listrik antar dua rangkaian listrik atau lebih melalui induksi elektromagnetik.

Konsep elektronika terbagi 2 yaitu :

a Elektronika Analog  

Elektronika analog ialah bidang elektronika dimana sinyal listrik yang terlibat bersifat kontinue,

Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. 

b Elektronika Digital  

Elektronika digital adalah sistem elektronika yang menggunakan isyarat digital.

Beberapa alat dengan konsep elektronika digital yaitu: 

• Alat music: sampler, squencer, groovebox dan lain-lain.

• Kamera digital 

• Menghitung dengan kalkulator, komputer dan lain-lain.

• Modem

B. Sistem Pengendali  

Peranan sistem kendali automatik adalah paling menonjol dalam berbagai keperluan hajat manusia atau bangsa yang telah maju peradabannya. Contoh konkret dapat kita temui pada pengendalian pesawat ruang angkasa, peluru kendali, sistem pengemudi pesawat, sateIit dan sebagainya. 


No comments:

Post a Comment