google-site-verification: google8b0c72b5c7533948.html 3c5d26825b916c5966857d3cf5202d49e2f91f2938a0f2f168

Budi daya Ikan Konsumsi


Budi daya Ikan Konsumsi 

Budi daya ikan konsumsi merupakan suatu upaya untuk menyediakan ikan dalam memenuhi kebutuhan pangan sumber protein ikan selain dari kegiatan penangkapan ikan

Budi daya ikan konsumsi dapat dikembangkan pada perairan laut, payau maupun tawar. Pengembangan perikanan budi daya disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah setempat. 

setiap daerah di Indonesia mempunyai komoditas ikan budi daya unggulan yang berbeda. Hal itu tentunya berdasarkan dari kondisi geografis wilayah setempat.

Komoditas Ikan Konsumsi

Ikan Air Tawar

  • Ikan mas
  • Nila
  • Lele
  • Patin
  • Gurami

Ikan Air Payau

  • Bandeng
  • Udang Windu
  • Ikan Air Laut
  • Kakap Putih (Lates calcarifer)
  • Kerapu

Sarana dan Peralatan Budi Daya (Pembesaran) Ikan Konsumsi

a. Bahan

  • Benih
  • Pakan
  • Pupuk
  • Air
  • Kapur
  • Obat-obatan

b. Wadah Budi Daya Ikan Konsumsi

  • Kolam
  • Bak
  • Akuarium
  • Keramba jaring apung dan keramba jaring tancap

Persiapan Wadah Budi Daya Ikan Konsumsi

Pembuatan Wadah Budi Daya (Kolam Terpal) Ikan Konsumsi

Perencanaan

  • Penentukan lokasi pembuatan wadah budi daya ikan konsumsi.
  • Penentukan jenis wadah budi daya ikan konsumsi.
  • Desain dan kontruksi wadah budi daya ikan konsumsi.
  • Penyusunan kebutuhan alat dan bahan disesuikan dengan ukuran kolam yang akan dibuat.
  • Penyusunan jadwal pembuatan wadah budi daya.
  • Menentukan tugas tiap individu.

Bahan 

Terpal, bamboo, bambu utuh, pipa/paralon, kawat dan paku.

Alat : 

Palu, gergaji, golok, skop, cangkul, tang dan palu besar


Wadah Budi Daya Ikan Konsumsi

Lokasi budi daya ikan konsumsi menentukan pemilihan jenis wadah budi daya yang tepat, Wadah budi daya merupakan tempat untuk memelihara ikan. Dalam budi daya ikan terdapat beberapa jenis wadah yang digunakan, antara lain kolam, bak, akuarium, dan jaring terapung/keramba jaring apung. Berikut penjelasan berbagai jenis wadah budi daya ikan konsumsi.


Kolam

Kolam adalah lahan yang dibuat untuk menampung air dalam jumlah tertentu sehingga dapat digunakan untuk pemeliharaan/ membesarkan ikan dan atau hewan air lainnya. Berdasarkan pengertian teknis, kolam merupakan suatu perairan buatan yang luasnya terbatas dan sengaja dibuat agar mudah dikelola dalam hal pengaturan air, jenis hewan budi daya dan target produksinya. Terdapat 3 sistem budi daya ikan yang biasa dilakukan di kolam, meliputi:


Tradisional/ekstensif, kolam yang digunakan adalah kolam tanah yaitu kolam yang keseluruhan bagiannya terbuat dari tanah;

Semi intensif, kolam yang digunakan adalah kolam yang bagian dinding dan pematangnya terbuat dari tembok, sedangkan dasar kolamnya terbuat dari tanah.

Intensif, kolam yang keseluruhan bagiannya terbuat dari tembok.

Selain berdasarkan sistem budi dayanya, jenis kolam ditentukan berdasarkan proses budi daya dan fungsinya. Jenis kolam yang dibuat yaitu kolam pemijahan, penetasan, pemeliharaan/ pembesaran, dan pemberokkan induk.

Bak

Bak adalah wadah budi daya ikan yang dapat digunakan untuk usaha budi daya. Wadah berupa bak digunakan sesuai dengan usaha budi daya dengan bahan pembuatan terbuat dari plastik/terpal, fiber dan beton. Desain dan konstruksi bak pada dasarnya hampir sama dengan kolam. Desain dan konstruksi bak terpal/plastik banyak digunakan dalam kegiatan budi daya ikan konsumsi. Hal ini dilakukan untuk menyiasati lahan yang terbatas dan kemudahan dalam proses pemeliharaan ikan konsumsi.

Desain dan konstruksi bak terpal/plastik disesuaikan dengan beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni sebagai berikut.


Jenis ikan konsumsi yang akan dibudidayakan.

  • Tahapan budi daya pembenihan atau pembesaran.
  • Keseimbangan antara volume air dan penyangga bak harus kuat.
  • Dasar peletakan untuk bak terpal/plastik harus rata agar tidak mudah bocor. Hal ini bisa dilakukan dengan meratakan tanah terlebih dahulu kemudian diberikan sekam.
  • Ukuran bak disesuaikan dengan ketersediaan lahan.
  • Distribusi air dan pengeluaran limbah produksi.
  • Adanya jalur panen dan akses pengelolaan ikan.

Akuarium

Akuarium merupakan wadah budi daya ikan yang terbuat dari bahan kaca. Kata akuarium berasal dari bahasa latin yaitu aqua yang artinya air dan area yang artinya ruang. Jadi akuarium merupakan ruangan terbatas berisi air dan ikan yang dapat diawasi dan dinikmati. Fungsi akuarium selain sebagai wadah budi daya juga dapat dimanfaatkan untuk pengonsumsi ruangan yang dapat dinikmati keindahan ikannya.

Keramba jaring apung dan keramba jaring tancap

Keramba jaring apung merupakan wadah budi daya di perairan umum. Budi daya ikan dengan keramba merupakan alternatif budi daya yang sangat potensial bisa dikembangkan, mengingat daerah perairan di Indonesia yang sangat luas. Perairan yang bisa dimanfaatkan termasuk perairan darat dan laut. Jenis wadah yang bisa digunakan untuk membudi dayakan ikan dengan keramba adalah jaring apung, jaring tancap, dan keramba yang terbuat dari bambu.

No comments:

Post a Comment