google-site-verification: google8b0c72b5c7533948.html 3c5d26825b916c5966857d3cf5202d49e2f91f2938a0f2f168

Prinsip Dasar Langkah Kaki Pada Gerak Berirama


Gerak berirama memiliki sejarah panjang. Dilansir Olympic.org, senam irama sudah muncul pada abad ke-18. Saat itu aktivitas tersebut lebih dikenal sebagai gerakan senam kelompok yang disertai dengan beberapa koreografi dasar. Antusiasme warga Eropa terhadap aktivitas senam pada waktu itu, akhirnya memunculkan kompetisi percobaan untuk senam irama. Senam irama merupakan perpaduan dari beberapa disiplin ilmu. Contohnya adalah balet klasikal, seperti plies dan arabesques. Selain itu, juga ada metode yang biasanya digunakan oleh orang Swedia untuk menggunakan musik sebagai iringan saat melakukan berbagai latihan olahraga. Di Indonesia senam irama dikenal pada 1912 di zaman penjajahan Belanda. Masuknya senam bersamaan dengan ditetapkannya pendidikan jasmani sebagai pelajaran wajib di sekolah-sekolah. Pada penjajahan Jepang, senam irama dilarang dan diganti dengan Taiso. Taiso adalah sejenis senam pagi yang harus dilaksanaka di sekolah-sekolah.

Prinsip gerakan dalam senam irama ditentukan oleh: (1) Irama 2) Kelentukan tubuh dalam gerakan (fleksibilitas) (3) Kontinuitas gerakan, karena sifat tekanan seperti hal-hal tersebut di atas itu lebih banyak dimiliki oleh putri, maka senam irama umumnya dilakukan oleh putri. Kelenturan tubuh dalam gerakan (fleksibilitas). Prinsip kelenturan dalam gerakan akan diperoleh berkat latihan yang tekun dan akan makan waktu yang cukup lama. Kontinuitas gerakan akan diperoleh dari rangkaian gerak-gerak senam yang telah disusun dalam bentuk rangkaian yang siap ditampilkan. Berikut macammaam materi yang dipelajari pada aktivitas gerak berirama : langkah, ayunan lengan dan sikap tubuh/posisi tubuh di dalam melakukan pembelajaran

 Prinsip Dasar Langkah Kaki

Dalam senam irama dikenal beberapa gerakan langkah kaki. Langkah-langkah kaki dalam senam irama antara ;ain langkah biasa (looppas), langkah rapat (by trekpas), dan langkah Keseimbangan (balanspas). Berikut ini beberapa prinsip dasar langkah kaki senam irama.


1. Aktivitas langkah biasa (Looppas)

Langkah biasa atau loopass dalam senam irama merupakan gerakan langkah seperti orang ketika berjalan. Langkah biasa dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  • Persiapan: berdiri posisi tegak langkah kaki kiri, kedua lengan di samping badan/ tolak pinggang pandangan ke depan,
  • Gerakan : langkahkan kaki kanan ke depan mendarat diawali dengan tumit menyentuh, lantai di depan kaki kiri. Setelah kaki kanan selesai melakukan gerakan kaki kiri melangkah seperti kaki kanan, setiap gerakan diikuti gerak lutut mengeper,
  • Akhir gerakan : berdiri sikap tegak langkah kaki kiri, kedua lengan di samping badan, pandangan ke depan.

2. Aktivitas langkah kaki rapat

Langkah kaki rapat merupakan salah satu gerakan dalam senam irama. Langkah kaki rapat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  • Persiapan : berdiri sikap tegak, langkah kaki kiri, kedua lengan di samping badan/tolak pinggang, pandangan ke depan,
  • Gerakan : langkahkan kaki kiri ke depan, setelah kaki kiri mendarat, langkahkan kaki kanan ke depan di depan kaki kiri, langkahkan lagi kaki kiri ke depan merapat kaki kanan, setiap gerak diikuti gerak lutut mengeper,
  • Akhir gerakan : berdiri tegak, kedua kaki rapat, kedua lengan di samping badan, pandangan ke depan.

3. Aktivitas langkah keseimbangan

Langkah keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan pusat gravitasi pada bidang tumpu terutama ketika saat posisi tegak. Gerakan langkah keseimbangan dapat dilakukan dengan cara berikut;

  • Persiapan : berdiri dengan sikap tegak, kemudian langkahkan kaki kiri.
  • Gerakan : pada hitungan ke-1, langkahkan kaki kiri ke depan. Pada hitungan ke-2 langkahkan kaki kanan ke samping kaki kiri. Sebelum tumit kaki kanan turun, kaki kiri mundur diikuti kaki kanan dan dirapatkan. Setiap gerakan disertai gerakan lutut mengeper, gunakan irama ¾ atau 4/4.
  • Fokus perhatian pada gerak ayun lengan dan kaki.

No comments:

Post a Comment