google-site-verification: google8b0c72b5c7533948.html 3c5d26825b916c5966857d3cf5202d49e2f91f2938a0f2f168

Menggambar Ragam Hias


Ragam hias atau biasa disebut dengan 'ornamen', merupakan bentuk karya seni rupa yang sudah berkembang sejak zaman prasejarah dengan menampilkan sebuah riasan atau motif sebagai identitas suatu karya seni itu sendiri. 


Karya ragam hias mengambil dari bentuk-bentuk flora, fauna, figural, dan bentuk geometris. Tergantung keinginan si pembuat dan kebutuhannya. Ragam hias tersebut dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi. Berikut ini beberapa contoh pengaplikasian ragam hias yang ada.
Ragam Hias biasa dapat diterapkan pada media dua dan tiga dimensi .
  • Ragam hias flora 
  • Ragam Hias Fauna
  • Ragam Hias Geometris 
  • Ragam Hias Figuratif 



Bentuk ragam hias umumnya memiliki susunan yang diulang-ulang. Pada bentuk ragam hias yang lain, pola yang ditampilkan dapat berupa pola ragam hias yang teratur, terukur, dan memiliki keseimbangan. Pola ragam hias geometris dapat ditandai dari bentuknya seperti persegi empat, zig zag, garis silang, segitiga, dan lingkaran. Semua pola ragam hias baik itu ragam hias flora, fauna, figuratif maupun geometris akan selalu memperhatikan segi keindahannya



Gambar ragam hias sangat bervariatif, ada yang diambil dari flora, fauna, manusia, dan bentuk-bentuk geometris. Bentuk gambar ragam hias, dapat berupa pengulangan maupun sulur-suluran. Pada saat kita ingin menggambar ragam hias berikut aturan yang harus diperhatikan. 
1. Perhatikan pola bentuk ragam hias yang akan digambar. 
2. Persiapkan alat dan media gambar. 
3. Tentukan ukuran pola gambar yang akan dibuat. 
4. Buat sketsa di salah satu kotak/bidang yang telah dibuat sebelumnya. 
5. Buat bentuk yang sama (bisa dijiplak) pada bidang yang lain. 
6. Warnai gambar

Menggambar ragam hias memiliki pola bentuk gambar teratur dan pola bentuk gambar yang tidak teratur.Pola gambar teratur memiliki ukuran pola yang sama .Beberapa daerah diindonesia seperti jawa , sumatera , kalimantan , Sulawesi , Bali ,Madura dan Papua memiliki pola ragam hias menggunakan pola teratur .Pola ragam hias tidak teratur , ragam hias dibuat lebih ekspresif dan dinamis.
Menggambar ragam hias bagi sebagian masyarakat Indonesia bertujuan sebagai penghormatan kepada roh nenek moyang atau mencari keselamatan hidup misalnya pada gambar ragam hias bentuk manusia. Menggambar ragam hias bentuk manusia dapat diberi warna hijau , biru dan dibuat secara utuh atau diambil bagian tubuh tertentu seperti bagian muka .
Gambar ragam hias dapat dibuat dengan cara disederhanakan atau dilebihkan .Gambar ragam hias dapat dijumpai pada pinggiran rumah adat daerah , kain batik atau benda - benda kerajinan lainnya . Warna yang digunakaan biasanya memiliki ciri khas dan memiliki makna simbolik.
Prosedur yang harus dilakukan dalam menggambar ragam hias adalah gambar harus mengikuti bentuk pola gambar ragam hias yang ada seperti pola gambar ragam hias yang beraturan atau tidak beraturan .Menggambar ragam hias juga harus memperhatikan komposisi proporsi , keseimbangan dan harmonisasi .

No comments:

Post a Comment