google-site-verification: google8b0c72b5c7533948.html 3c5d26825b916c5966857d3cf5202d49e2f91f2938a0f2f168

Remaja Cerdas Di Komunitas Blogger Pelajar

Cerdas sebenarnya apa sih pengertian dari cerdas itu??? Sebagian besar para remaja yang mengenyam pendidikan di sekolah pasti ingin menjadi orang yang cerdas. Tapi sebelumnya kamu harus menyadari satu hal yaitu kamu tidak akan dibilang cerdas mana kala tidak ada orang yang bodoh disekitarmu, maka dari itu jangan ejek orang bodoh yang ada di sekitar kamu.

Pada era digital saat ini tentunya harus bijak menghadapi derasnya teknologi dan akses informasi, anak-anak lebih senang berkomunikasi dengan gadget dari pada orang tua, akibatnya anak-anak terpapar oleh konten pornografi,  Berdasarkan survei yang dilakukan Tahun 2015 pada anak SMP-SMA menunjukan bahwa sekitar 78 % siswa mengkonsumsi buah dan sayur kurang dari 5 porsisehari, dan sekitar 50 % mengonsumsi fast food lebih dari 1 kali perhari, 62 % mengkumsi minuman bersoda lebih dari 1 kali perhari, dan 40 % jarang sarapan.

Prilaku kebersihan siswa juga hanya sekitar 10 % siswa yang menggosok gigi 2 kali perhari, demikian juga dengan mencuci tangan pakai sabun angkanya masih kecil sekitar 37 %, juga ada masalah reproduksi prilaku beresiko hampir 10 % anak perempuan usia 15-19 tahun dan anak laki-laki 10,6 % mengidap AIDS. Untuk itu penanganan masalah tersebut memerlukan kesadaran dari sendiri, perlu upaya yang konfrehensip dengan melibatkan semua unsur dari lintas program.


Kecerdasan tidak hanya dilihat dari seberapa besar nilai yang remaja itu peroleh ketika ulangan. Melainkan bagaimana untuk melakukan perbuatan mencerdaskan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kecerdasan yaitu perihal cerdas, perbuatan mencerdaskan, kesempurnaan perkembangan akal budi.

Berbagai macam permasalahan yang terjadi dalam dunia remaja, beribu kasus yang harus diselesaikan dikalangan akademik maupun dengan lingkungan sekitarnya. Permasalahan berupa kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan, ketidakstabilan emosi, kegelisahan karena banyak hal yang diinginkan tetapi remaja tidak sanggup untuk memenuhi semuanya, dan permasalahan ketidakpuasan akan diri sendiri saat remaja itu mengalami masa pubertas.

Untuk menjadi remaja yang cerdas dan berprestasi, seorang remaja harus memiliki kepribadian yang simpatik. Kepribadian yang membuat orang lain menghargai kita sebagai seorang remaja yang cerdas dan berprestasi. Selain itu juga, kita harus memiliki prinsip jujur. Dan yang lebih penting adalah kedisiplinan dan ketekunan. Namun semua itu tidak akan terlepas dari usaha dan do’a yang kita lakukan. Oleh karena itu selalu tetap beribadah dan berdo’a agar Allah swt. Selalu memberikan jalan.

Remaja yang cerdas dan berprestasi selalu memanfaatkan waktu dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, tidak dengan melalaikan setiap waktu. Ironisnya terkadang kita melalaikan waktu, menggunakan waktu dengan hal-hal yang tidak berguna, kita lengah seolah waktu akan terulang. Mulai dari saat ini, mulailah untuk memanfaatkan waktu walau pun hanya satu detik.

Bagaimana untuk melatih kecerdasan? Anthony Dio Martin, seorang ahli psikolog mengatakan, “Salah satu untuk melatih kecerdasan adalah dengan melatih memotivasi diri. Latihan yang bisa dilakukan dengan self talk positif and do something, mengekspresikan emosi secara tegas (tidak menyakiti diri sendiri dan orang lain).” Dengan begitu kita akan menjadi orang yang cerdas, tidak berandai-andai dengan hasil yang akan kita dapatkan. Sebab 80% motivasi sangat menentukan akan prestasi seseorang, dan 20% IQ (Kecerdasan akademik).

No comments:

Post a Comment