google-site-verification: google8b0c72b5c7533948.html

Komunikasi Kamu Dan Orang Tua

Pelajar / Remaja masih sangat labil,sukanya ikut ikutan aja .Nti kalau ortunya mengingatkan mereka selalu bilang ortunya KUNO. Sebenernya Pada masa pubertas, anak tidak saja mengalami perubahan di dalam diri tetapi juga di luar dirinya. Ia makin sering meninggalkan rumah dan mengenali lingkungan teman-teman. Penggabungan dengan teman-teman itu berarti memperkenalkan diri dengan nilai-nilai, norma-norma, tata cara atau kebiasaan baru yang mungkin saja berbeda dengan yang berlaku di lingkungan keluarganya sendiri. Apa yang diperoleh, dianut dan dpatuhi selama krisis berlangsung dan belum menemukan mengapa “aku”, siapakah “aku” dan dimanakah “aku”. Dalam hal tersebut remaja mencari identitas.
Masa krisis identitas itu dianggap suatu masa yang umum dan normal oleh para ahli, yakni dalam jangka waktu tertentu, dan terjadi rangkaian konflik yang bertambah. Penambahan konflik itu ditandai oleh perubahan-perubahan dalam  kekuatan diri si remaja dan member kesempatan pertumbuhan yang luas.

Keluarga adalah masyarakat terkecil yang mempunyai anggota: ayah ibu dan anak-anak. Setiap anggota memiliki hal dan kewajibannya masing-masing dan menjalankan peranannya sesuai dengan kedudukannya. Untuk itu harus ada keserasian ant orangtua dalam membimbing anak-anak. Ayah saja tidak akan membuahkan hasil yang diharapkan, begitu pula jika ibu saja yang berperan. Keduanya harus berjalan seirama dalam sikap menghadapi remaja mereka, harus merupakan dwitunggal. Anak pun harus diberi kesempatan berperan dalam keluarga, disesuaikan dengan peran jenis kelaminnya. Dismping dilatih agar mengerti dan mampu menunaikan tugas dan kewajibannya sebagai anak terhadap orangtua.

Komunikasi adalah kunci yang membuka hubungan harmonis antara orang tua dengan anak. Keluarga harus memiliki waktu cukup lama untuk berbincang-bincang dan mengembangkan keterbukaan antara orang tua dan anak. Tetapi terkadang pada masa anak menjadi remaja, komunikasi dengan orang tua berkurang. Remaja tidak lagi berkomunikasi sebanyak seperti ketika mereka belum menjadi remaja.

Alasan tidak berkomunikasi
  • Orang tua kurang mendengarkan ide remaja.
  • Hubungan dengan teman-teman sebaya
  • Orang tua tidak mendapatkan kepercayaan dari anak remaja4.
  • Tidak adanya afeksi
  • Ingin melepaskan diri

 

No comments:

Post a Comment